Ketika Waktu Menunjukkan Batas

Apakah kalian pernah merasakan ingin mengikuti sesuatu hal tapi tidak bisa karena keterbatasan umur? Mungkin saja kalian ingin menonton suatu film tapi tidak bisa karena belum tujuh belas tahun, atau ingin mengikuti suatu konferensi tapi tidak bisa karena syarat maksimal umur adalah delapan belas tahun. Menyakitkan bukan? Dua hal itu memang menyakitkan, namun yang kedua lah yang lebih menyakitkan. Ya, tidak bisa melakukan sesuatu hal karena belum cukup umur sepertinya masih bisa ‘ditolong’, artinya kita bisa melakukannya nanti ketika umur kita sudah mencukupi. Tapi, tidak bisa ikut atau melakukan sesuatu karena umur kita sudah lewat berarti benar-benar tidak ada harapan lagi.

Sedikit terdengar kejam memang. Namun jika kita kaji lebih lanjut, siapa sih yang salah di sini kalau tidak diri kita sendiri? Mari kita introspeksi sebentar melalui pengalaman saya berikut ini. Continue reading

Advertisements

Gagal?? Lihat Faktor X!!

renunganSering sekali kita mengeluh, menangis, meratap karena kecewa atas hasil yang kita raih. Di saat seperti itu, takjarang kita menyalahkan diri sendiri, menyalahkan usaha yang kurang maksimal, menyalahkan kejadian-kejadian, menyalahkan waktu, menyalahkan apa saja. Pada tingkat paling parah, kita bahkan menyalahkan Tuhan. Astaghfirullah, naudzubillah…

Sadar atau tidak, pada kenyataannya di dunia ini memang ada yang namanya faktor X. Apakah X di sini? Kita boleh saja menyebutnya X, Y, Z, #, +, atau simbol apa saja. X hanyalah sebuah variabel, untuk sesuatu yang jarang kita pikirkan. Faktor X bukanlah penentu keberhasilan, tapi ia ikut menentukan. Continue reading