Resensi: Bidadari-Bidadari Surga

Mungkin banyak sekali penulis novel yang menceritakan tentang wanita dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Namun, penulis yang satu ini lain. Melalui “Bidadari-Bidadari Surga”, Tere Liye berhasil menempatkan wanita dalam apresiasi tertinggi. Tak hanya menyorot sisi ketegaran tokoh utama bernama Laisa, Tere Liye juga menyajikan kisah-kisah perjuangan dan kerja keras yang sangat menginspirasi.

Masih dengan gaya bahasanya yang khas dan alur maju mundur yang membuat pembaca penasaran, Tere Liye mengajak pembaca untuk terlebih dahulu melihat kesuksesan adik-adik Laisa. Dalimunte, Wibisana dan Ikanuri, serta Yashinta merupakan adik-adik Laisa yang menakjubkan. Mereka hidup sangat sederhana di bawah didikan Mamak dan Kak Laisa yang sangat tegas dan disiplin. Tentu saja juga penuh dengan rasa kasih sayang. Continue reading

Advertisements

5cm: Sebuah Analisis Komunikasi Kelompok

Arial, Ian, Riani, Zafran, dan Genta adalah lima manusia yang dipertemukan semasa putih abu-abu di sekolahnya. Karena terbiasa bersama, selera musik juga film yang walaupun berbeda namun bisa dipersatukan, prinsip-prinsip hidup yang sejalan pun akhirnya ada dalam diri mereka, seperti kebiasaan anti membicarakan kejelekan orang lain di belakang dan bagaimana mereka meraih mimpi. Menurut West dan Turner, kelima orang ini termasuk kelompok kecil, sehingga keberadaan orang satunya sangat dipengaruhi oleh orang lain. Kelompok mereka termasuk kelompok yang kohesif karena memiliki tingkat kebersamaan yang tinggi dan ikatan yang kuat.

Apa yang terjadi dalam kelompok mereka menunjukkan adanya konformitas, atau kecenderungan para anggota dalam mengatakan atau melakukan hal yang sama. Karena kebersamaan yang menimbulkan kesamaan itulah, dalam kelompok tersebut mereka merasakan sense of belonging. Hal ini sesuai dengan karakteristik kelompok yang dikemukakan oleh Baron dan Byrne dalam Rakhmat (2005, 139), “Pertama, anggota-anggota kelompok merasa terikat dengan kelompok-ada sense of belonging- yang tidak dimiliki orang yang bukan anggota. Kedua, nasib anggota-anggota kelompok saling bergantung sehingga hasil setiap orang terkait dalam cara tertentu dengan hasil yang lain.” Continue reading

7 Novel Recommended (Versi Ahimsa)

1. Ayahku Bukan Pembohong

Novel ini merupakan salah satu novel Tere Liye yang terbit pada tahun 2011. Pertama kali membaca ceritanya, saya mengira novel ini sama sekali tidak bercerita tentang elemen terlembut manusia, hati. Bahkan saya sempat mengira ini novel petualangan. Semakin jauh halamannya, saya semakin penasaran, apa sebenarnya yang ingin ditawarkan oleh Tere Liye. Barulah di ujung cerita, saya menangis sesenggukan. Nuraniku benar-benar tersentuh. Novel ini membuatku akhirnya berkata, “Bahagia itu sangat sederhana, bahkan saat kita tidak bahagia tapi kita memilih untuk bahagia dalam kesederhanaan, maka bahagia yang hakiki lah yang kita dapatkan.”

Kalau kau punya hati yang lapang, hati yang dalam, mata air kebahagiaan itu akan mengucur deras. Tidak ada kesedihan yang bisa merusaknya, termasuk kesedihan karena cemburu, iri, atau dengki dengan kebahagiaan orang lain. Sebaliknya, kebahagiaan atas gelar hebat, pangkat tinggi, kekuasaan, harta benda, itu semua tidak akan menambah sedikit pun beningnya kebahagiaan yang kau miliki.

Continue reading