Silahkan Anda Merokok, Asal Tak Ada Asapnya!!!

Fiuh.. akhirnya tamu itu pulang juga. Saya sudah tidak tahan berada di kamar saya sendiri. Gara-gara letaknya di belakang ruang tamu, saya harus merasakan imbas asap rokok dari tamu ayah saya. Ah, entahlah, saya benci sekali dengan yang namanya R.O.K.O.K. Dan sialnya hari ini saya harus banyak berhubungan dengan asap rokok.

Saat mengetik tulisan ini pun saya masih mengatur nafas karena masih terasa ada asap rokok dalam helaan nafas saya. Bahkan menyumbat hidung hingga badan panas. (lhu? Apa hubungannya?) Mungkin saya berlebihan soal ini, tapi saya memang sangat tidak suka dengan asap rokok. Membuat nafas sesak, hidung mampet, mata perih, baunya nggak enak, dan masih ada sejuta efek negatif yang lebih ngeri dari asap rokok.

Tenang saja, saya tidak sedang membahas bahaya rokok,  saya hanya ingin menuangkan unek-unek saya tentang rokok. Toh soal bahaya sudah banyak yang membahasnya, bahkan di wadah rokok itu sendiri sudah terlabel tulisan yang sudah saya hafal sejak kecil. MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN. Terpampang jelas tulisan itu. Tepi mengapa rokok masih saja laris di pasaran??

Siang ini, saya naik bus umum seperti biasanya untuk pergi ke suatu tempat. Tiba-tiba, “uhuk.. uhuk..” tenggorokan saya mulai gatal juga. Ah, asap rokok memang menyebalkan sekali. Laki-laki separuh baya itu justru makin asyik memainkan asap rokoknya yang membentuk awan-awan busuk bagi saya. Mungkin dia tidak sadar kalau kenikmatannya itu amat mengganggu orang lain, atau lebih tepatnya merusak kesehatan orang lain.

Oke, saya tidak mau menyalahkan Anda yang suka merokok, toh itu hak Anda untuk merusak diri Anda sendiri. Saya sedang tidak mengibarkan No Smoking untuk para perokok. Silahkan anda merokok sepuas Anda, kalau bukan orang seperti Anda, siapa yang akan membuat pabrik rokok kaya raya bahkan konon juga memberi kontribusi besar terhadap kas negara.

Silahkan Anda merokok, asal tidak ada asapnya!

Itu saja mau saya, mewakili perasaan para penumpang bus lain yang tengah megap-megap seperti saya atau pun mereka yang tidak sadar kalau mereka sedang dihancurkan paru-parunya. Tentu sudah tahu dong tentang istilah perokok pasif? Ya, orang-orang yang terkena imbas asap rokok, padahal ia tak merokok. Yang beginilah yang jauh lebih berbahaya dari perokok aktif itu sendiri.

Lalu, kenapa saya mempersilahkan seperti itu? Mana mungkin ada rokok tanpa asap?? Itu sebenarnya sebuah solusi dan bentuk penghargaan kepada Anda yang sangat suka mengonsumsi rokok. Anda boleh tetap pada keputusan Anda untuk menghisap nikotin itu, anda boleh memajakan hasrat anda untuk merusak jantung Anda sendiri, sekali lagi, ini tidak saya larang (toh saya siapa?), tapi setidaknya tahu tempat lah. Jangan di tempat umum yang mungkin memBAHAYAkan  orang lain.

Lalu, Anda mungkin akan berkilah, justru karena ini tempat umum Anda bisa sesuka hati melakukan apapun aktivitas Anda? Hei, bukankah kami sudah menghargai Anda? Jadi tolong, hargailah kami! Setidaknya jangan rusak paru-paru kami? Kami juga masih ingin bernafas segar. Ah, sayangnya tidak semua perokok mengerti ini. Mereka bahkan tak mendengar jerit paru mereka sendiri, apalagi paru orang lain?

Satu-satu hal yang harus kamu lakukan selagi masih bersih dari rokok adalah, hindari rokok.

Lanjutan dari draft entah kapan

Pojok Biru

Kamis, 08 Juli 2010

00:01:38 WIB.

Advertisements

One thought on “Silahkan Anda Merokok, Asal Tak Ada Asapnya!!!

bagaimana menurutmu? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s